Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya melaksanakan program kerja bertajuk "Pendampingan Digitalisasi Pemasaran UMKM Melalui Pemanfaatan Media Sosial (Instagram) dan Marketplace (Shopee)" di Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada Selasa, 28 Juli 2026
hingga Rabu, 29 Juli 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing
produk lokal.
Kegiatan diawali pada 28 Juli 2026 dengan pelaksanaan sosialisasi yang disampaikan oleh tim dosen Universitas Brawijaya bersama mahasiswa MMD. Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM memperoleh materi mengenai pentingnya transformasi digital dalam pemasaran, strategi membangun identitas usaha melalui media sosial, pemanfaatan marketplace Shopee sebagai media penjualan produk. Sosialisasi ini juga memberikan pemahaman mengenai manfaat penggunaan media digital dalam meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan konsumen.
Pada 29 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan secara home to home kepada pelaku UMKM di Desa Kebalanpelang. Mahasiswa MMD mendatangi langsung lokasi usaha untuk memberikan pendampingan secara intensif sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM. Kegiatan meliputi
pembuatan dan optimalisasi akun Instagram bisnis, pendampingan pembuatan toko di marketplace Shopee, pengaturan profil usaha, pengunggahan foto produk, penulisan deskripsi produk, penentuan harga.
Melalui pendampingan secara langsung ini, pelaku UMKM memperoleh pengalaman praktik dalam mengelola media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Pendekatan home to home dipilih agar proses pendampingan lebih efektif karena mahasiswa dapat menyesuaikan materi dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan masing-masing usaha.
Program pendampingan digitalisasi pemasaran ini mendapat respons yang sangat positif dari para pelaku UMKM. Mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi maupun pendampingan karena memperoleh pengetahuan baru mengenai pemasaran digital yang sebelumnya belum banyak diterapkan dalam usaha mereka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya berharap para pelaku UMKM di Desa Kebalanpelang dapat terus memanfaatkan Instagram dan Shopee sebagai media pemasaran yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan penjualan, memperluas jaringan pelanggan, serta mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM berbasis digital.